Belajar Javascript : Cara Menulis Sintaks pada Javascript

Sebelumnya kita telah mempelajari sejarah dan perkembangan javascript. Nah, pada kesempatan ini kita akan belajar bagaimana cara menuliskan sintaks javascript.

Untuk menulis sintaks atau kode javascript kita memerlukan text editor, misalnya notepad. JavaScript dapat diimplementasikan menggunakan pernyataan JavaScript yang ditempatkan di dalam tag HTML <script> … </script> di halaman web.

Anda bisa meletakkan tag <script> , yang berisi kode JavaScript di mana saja di dalam halaman web Anda, tetapi biasanya disarankan untuk menyimpannya di dalam tag <head> .

Tag <script> memberitahu program browser (misalnya google Chrome atau Mozilla Firefox) untuk mulai mengiterpretasikan semua teks di antara tag-tag ini sebagai sebuah skrip.

Contoh penulisan sintaks sederhana dari JavaScript sebagai berikut.

Tag script memiliki dua atribut penting yaitu

  • language – Atribut ini menentukan bahasa scripting apa yang Anda gunakan. Biasanya, nilainya akan menjadi javascript. Meskipun versi terbaru HTML (dan XHTML, penggantinya) telah menghapus penggunaan atribut ini.
  • type – Atribut ini adalah apa yang sekarang direkomendasikan untuk menunjukkan bahasa scripting yang digunakan dan nilainya harus diatur ke “teks / javascript”.

Jadi segmen JavaScript Anda akan terlihat seperti ini :

Mari kita ambil contoh sampel untuk mencetak “Hello World”. Kita akan menambahkan komentar HTML opsional yang mengelilingi kode JavaScript. Hal ini untuk menyimpan kode kita dari browser yang tidak mendukung JavaScript.

Komentar diakhiri dengan “// ->”.

Di sini “//” menandakan komentar dalam JavaScript, jadi kami menambahkannya untuk mencegah browser membaca akhir komentar HTML sebagai bagian dari kode JavaScript. Selanjutnya, kita memanggil function document.write yang menulis string ke dalam dokumen HTML kita.

Fungsi ini dapat digunakan untuk menulis teks, HTML, atau keduanya. Lihatlah kode berikut.

Sensitivitas Huruf dalam JavaScript

JavaScript peka huruf besar-kecil (Case Sensitive). Ini berarti bahwa variabel, kata kunci bahasa, nama fungsi, dan pengidentifikasi lainnya harus selalu diketik dengan huruf besar yang konsisten.

Misalnya, variabel myVar harus diketik myVar bukan MyVar atau myvar. Demikian pula, nama metode getElementById()harus diketik dengan huruf besar bukan getElementByID().

Jika Anda melihat hasil script di atas menggunakan console, caranya dengan menekan F12 pada keyboard, maka akan muncul pesan seperti ini : “Uncaught ReferenceError: MyVar is not defined”. Ini artinya variabel MyVar dan myvar tidak dapat dikenali, karena dianggap berbeda dengan variabel yang telah didefiniskan di atas.